Ebook budidaya tanaman obat
Tempuyung dapat tumbuh liar pada ketinggian Bagian tanaman yang digunakan Seluruh bagian tanaman tempuyung dapat dimanfaatkan sebagai obat. Terlebih daunnya yang memiliki khasiat tinggi untuk pengobatan. Kandungan senyawa biofarmaka Kandungan kimia yang terdapat pada daun tempuyung, yaitu berupa ion-ion mineral, seperti Si, K, Mg, Na, dan senyawa organik flavonoid kaempferol, luteolinO-glukosida, apigeninO-glukosida Rohaeti et al.
Menurut Pramono et al. Manfaat farmakologis Simplisia tempuyung berfungsi sebagai nefrolitiasis dan diuretik yang mampu memecah batu ginjal berkalsium dan membantu memperlancar buang air kecil Wahid, Selain dapat memecah batu ginjal, tempuyung juga memiliki manfaat sebagai anti hiperurisemia atau obat asam urat Assari, , anti bakteri atau sebagai obat disentri dan diare Sukadana dan Rahayusanti, , dan anti oksidan Khan, Menurut Puteri simplisia tempuyung dapat berfungsi sebagai anti diabetes karena memiliki aktivitas inhibitor maltase yang tinggi.
Cara budidaya Tempuyung umumnya tumbuh liar di tempat terbuka yang terkena sinar matahari atau sedikit terlindung dan pada tanah yang agak lembab, seperti pinggir parit, pinggir jalan, sela-sela batu, tebing dan tembok miring. Media tanam yang digunakan dalam budidaya tempuyung adalah campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan dan pupuk anorganik. Tempuyung dapat ditananam menggunakan biji generatif dengan membenamkan biji sedalam 3 cm dalam tanah.
Jarak tanam yang digunakan yaitu 15 x 20 cm. Pupuk kandang diberikan di awal tanam dengan dosis 1 ton per ha. Perawatan tanaman meliputi penyiraman, penyiangan dan pemupukan. Waktu panen yang paling baik untuk tempuyung adalah sebelum tumbuhan tersebut berbunga, sehingga akan diperoleh pertumbuhan vegetative yang maksimal.
Panen pertama biasanya dilakukan di umur tumbuhan 75 sampai dengan 90 hari setelah tanam. Panen dilakukan dengan memotong daun dan batang hingga pada bagian pangkal menggunakan gunting yang taja,. Tanaman ini akan segera tumbuh lagi dengan kemunculan tunas serta daun baru Wardani, Tanaman obat Peppermint 1. Gambar 2. Tanaman obat peppermint Sumber : dokumentasi pribadi Morflogi tanaman: Tanaman peppermint Mentha piperita L.
Pertumbuh batang tegakan atau sedikit menjalar, tinggi tanaman tinggi antara cm, percabangan simpodial, batang berbentuk segi empat. Tangkai daun dan permukaan daun diselimuti oleh bulu-bulu yang berwarna kuning kehijauan dengan tekstur permukaan daun licin. Daunnya berpasangan, sarna daun hijau, panjang ,5 cm dan lebar cm, bentuk daun lanset, ujung daun runcing, tepi daun beringgit dangkal.
Daun berbau harum segar saat diremas dan terasa dingin. Bunga tumbuh pada tangkai, berwarna ungu pucat kadang putih atau merah jambu , masing-masing bunga panjangnya mm CNPS, Ekologi tanaman Mentha piperita L. Tanaman ini secara komersial ditanam di daerah beriklim sedang, tumbuh pada ketinggian m di atas permukaan laut.
Suhu optimum yang dikehendaki adalah o C. Bagian yang dimanfaatkan Bagian tanaman yang digunakan adalah bagian daun baik digunakan segar maupun dikeringkan. Senyawa biofarmaka yang terkadung Minyak peppermint memiliki beberapa kandungan utama yaitu mentol, menton, isomenton, piperiton dan mentil asetat, dengan mentol sebagai kandungan tertinggi. Selain itu daun mint juga mengandung flavonoid, phenolic acids, triterpenes, vitamin C dan provitamin precursor vitamin A, mineral fosfor, besi, kalsium dan potasium.
Berdasarkan hasil penelitian Aziza et al. Manfaat farmakologis Tanaman peppermint menghasilkan minyak peppermint peppermint oil yang digunakan sebagai penambah aroma dan rasa pada makanan dan minuman, obat, parfum, kosmetik, dan produk penyegar lainnya. Ekstrak tanaman peppermint dapat membunuh beberapa jenis bakteri, fungi, dan virus. Mentol biasa dimanfaatkan sebagai obat karminatif penenang , antispasmodik anti batuk dan diaforetik menghangatkan dan menginduksi keringat.
Cara budidaya Tanaman peppermint tumbuh di daerah dataran tinggi yang beriklim sejuk. Suhu udara yang optimum untuk pertumbuhan tanaman peppermint adalah 24 oC dengan lama penyinaran lebih dari 12 jam. Kondisi tanah yang sesuai yaitu gembur, lembab dan banyak mengandung bahan organik dengan pH tanah Jarak tanam ideal untuk budidaya peppermint yaitu 25 cm x 25 cm.
Lahan yang dipersiapkan sebaiknya ada di lokasi yang terbuka, sehingga tanaman ini bisa mendapatkan sinar matahari yang cukup. Penyiraman pada musim kemarau dilakukan dua kali sehari dengan memperhatikan kondisi tanah. Pengendalian organisme pengganggu tumbuhan yang dilakukan hanyalah penyiangan mengingat peppermint termasuk kelompok tanaman yang tidak banyak disukai hama.
Gulma yang tumbuh di sekitar tanaman peppermint dapat memperlambat pertumbuhan tanaman terganggu. Gulma akan bersaing dengan tanaman peppermint dalam mendapatkan hara, air, CO2 dan tempat tumbuh. Akar segar gr atau seluruh tumbuhan, dicuci bersih digodok air bersih dicampur arak secukupnya, Gusi luka berdarah : diminum.
Tanaman secukupnya dibakar dengan alas genteng dan dijadikan bubuk, dipakai seperti salep dioleskan Sakit kerongkongan : kebagian yang sakit. Akar segar 45 gr dicuci bersih, digodog dan dimi- num. Daun tunggal, berseling, bentuk lanset, tepi rata, ujung runcing, pangkal tumpul, warna hijau muda sampai hijau kekuningan. Perbungaan bentuk malai, melekat di ketiak daun, kelopak berbagi lima, mahkota bunga berwarna hijau keunguan. Buah batu, biji bulat, mengkilat, warna coklat kehitaman.
Bawang Putih Tumbuh liar dan sebagai tanaman budidaya, sebagai Allium sativum Linn sayuran pada tanah lembab pada dataran rendah hingga m dpl. Daunnya berbentuk pita dan berakar serabut. Bunganya berwarna putih. Daun tunggal memeluk Bawang putih 2 g; Rimpang temugiring 4 g; Air matang 2 umbi lapis. Umbi lapis menebal dan berdaging, warna sendok makan, Dipipis, Diminum 1 kali sehari 1 sendok merah keputihan.
Perbungaan berbentuk bongkol, makan; diulang selama 4 hari. Buah batu bulat, berwarna hijau. Biji segi tiga warna hitam. Batang ber- Demam: kayu, bulat, bercabang, warna putih kotor.
Daun tunggal, Umbi bawang merah potong tipis secukupnya; Minyak tersebar berbulu, panjang cm, lebar cm, pertu- kelapa secukupnya; Minyak kayu putih secukupnya, langan menyirip, permukaan atas hijau, permukaan ba- Diremas-remas, Minyak tersebut dioleskan pada perut wah keputih-putihan. Bunga majemuk, bentuk malai di yang kembung, seluruh badan, kaki, dan tangan pada ketiak daun dan di ujung batang, kecil, warna cokelat. Wasir: Herba baru cina segar 2 g; Daun wungu segar 7 lembar; Herba patikan Cina segar 3 g; Daun duduk 3 g; Herba pegagan segar 1 genggam; Air ml, Dibuat infus, dipipis atau pil, Infus, diminum 1 kali sehari di pagi hari ml.
Pil, diminum 3 kali sehari 9 pil. Sakit kuning 2. Demam, sakit kepala 3. Batuk berdahak 4. Perut nyeri, masuk angin 5. Sembelit 6. Sakit Kuning 7. Rheumatism Bangle; Bengle; Banglai 9. Ramuan jamu pada wanita setelah melahirkan Kegemukan Tanaman berbatang semu, seperti jahe, yang tingginya mencapai 1,5 meter dan termasuk tumbuhan berumpun.
Sakit kepala dan demam : Rimpang secukupnya diparut tambah sedikit air sam- pai menjadi adonan seperti bubur dipakai sebagai pi- lis didahi.
Tambah air masak dan madu masing-masing 1 sendok, peras, saring dan minum 2x sehari. Batang semu, tegak, lunak, kebagian perut.
Daun tunggal, bentuk lanset, ujung meruncing, pangkal tumpul. Perbungaan bentuk Cacingan : payung, pangkal mahkota berdekatan membentuk co- Rimpang bangle 3 jari, temu hitam 2 jari, 5 biji ke- ong, warna putih, putik panjang, warna ungu, kepala sari tumbar dan 5 lembar daun sirih, dicuci, diiris lalu di- warna jingga.
Buah kotak, bulat telur. Ciplukan Tumbuh liar dan sebagai tanaman hias pada daerah tepi Physallis peruvianna L tepi sungai yang rindang pada dataran rendah sampai m dpl.
Merupakan tumbuhan semusim, biasanya ditempat ko- song yang tidak terlalu becek seperti pinggiran selokan, pinggir kebun dan lereng tebing sungai.
Bisa tumbuh ba- ik pada ketinggian 0 — m dpl. Tanaman ini dikenal de- ngan nama daerah Keceplokan, Nyornyoran atau Cecen- det. Tanaman direbus 3 gelas air menjadi 1 gelas, saring dan minum. Dalam farmakologi Cina air mendidih, saring dan minum airnya 3 x sehari se- disebutkan tumbuhan ini memiliki rasa pahit dan sifat cangkir. Biji disemai kemudian Influenza dan Sakit tenggorokan tanaman muda dipindahkan ketempat penanaman. Tanaman 9—15 gram direbus air secukupnya dan dimi- Pemeliharaan tanaman ini mudah, seperti tanaman lain num airnya.
Disamping itu juga dibutuh- Batuk Rejan pertusis , Bronchitis, Gondongan : kan pemupukan terutama pupuk dasar. Demam : Rimpang diiris halus, direbus dan perasannya diminum sebagai obat demam, atau akar cincau secukupnya disedu dan diminum.
Gangguan perut, Nyeri : Sama seperti tekanan darah tinggi. Tambah siklein, kardioplegikum, tentradine dan dimetil tentradine. Diamkan sampai Polifenol, saponoid dan flavonoida. Sifatnya — anti inflamasi, anti radang, mencegah muntah.
Peme- liharaan mudah, perlu cukup air dg cara penyiraman yg cukup, menjaga kelembaban dan pemupukan jangan pakai pupuk kimia. Ceguk Akar segar ditumbuk dan tempelkan ketempat yang Quisqualis indica L sakit. Kegemukan : Minum teh daun cerme yang dikeringkan, penggunaan harus terbatas dan jaga efek samping.
Ba- tang berkayu, bercabang-cabang, cabang muda berwar- na hijau, berduri. Daun tunggal, bulat telur. Perbungaan bentuk bulir, terdapat di ketiak daun dan di ujung ca- bang.
Kelopak berwarna hijau kekuningan. Putik ber- warna putih sampai merah tua. Buah tergolong buah ba- tu, biji kecil, pipih berwarna hitam.
Akar tunggang. Cendana Tumbuh di dataran rendah dalam semak belukar dan Santalum album Linn sebagai tanaman pagar. Cakar Ayam Perbanyak tanaman dengan biji, cangkokan dan okulasi, Selaginella doederleinii hieron pemeliharaannya mudah, pupuk dasar dan cukup air serta sinar. Emenagogum pembersih haid : kulit ditambah air, digiling, disaring dan minum airnya.
Pembersih darah, stomakikum. Cabai Jawa hangat. Pe- meliharaan mudah, perlu cukup air dg cara penyiraman yg cukup, menjaga kelembaban dan pemupukan teru- tama pupuk dasar. Batang mengeras menyerupai kayu, tiap ruas nondus keluar akar lekat. Daun bulat me- manjang dengan bagian dasarnya berbentuk jantung, ujungnya meruncing. Bulir jantan lebih Obat kumur; Kejang perut: tegak daripada bulir betina.
Buahnya buni, sebelum Daun cabe jawa 3 lembar; Air panas 1 gelas, Daun cabe masak berwarna hijau, keras rasanya pedas dan tajam ditumbuk lalu dicampur air, Untuk berkumur dan dimi- di pasaran dunia lebih bermutu dan disukai daripada num atau ditelan untuk anti kolik.
HABITAT Cocok ditanam di pekarangan dan di ladang yang tanah- nya tidak lembab dan banyak mengandung pasir dengan ketinggian sampai m dpl. Peme- liharaan mudah, perlu cukup air dengan cara penyiraman yang cukup, menjaga kelembaban dan pemupukan ter- utama pupuk dasar. Sampai airnva tinggal separonya. Minum setiap hari 1 cangkir seki- tar jam 5 sore sampai sembuh. Dalas, dhuwak. Bali : juwet. Saring, minum. Bagi menjadi 3 bagian dan mi- mar, asam gallus dan glicosida.
Biji : tanin, asam galat, num untuk satu hari. Ulangi setiap hari sampai badan glukosida phytomelin, alfa-phytostcrol yang bersifat tcrasa segar dan tidak lesu lagi. Atau kulit pohon duwet anticholesteremik. Kulit : Zat samak gr basah , di potong - potong, rebus dengan 3 gelas air samapai jadi 2 gelas. Tanaman ini memiliki sifat Rasa manis, Netral, astri- ngent antimalline, anticholesteremik, anti - diabeticum.
Batang berkayu, bulat, hari. Daun tunggal, bentuk Akar delima putih 1 jari; Rimpang temu giring segar 1 lanset, panjang cm, lebar mm, bertulang jari; Air ml, Dibuat infus atau diseduh, Diminum menyirip, warna hijau.
Bunga tunggal di ujung cabang, 1 kali sehari ml; diulang selama 4 hari. Daun putri; Demung; Tulak; Puding; Daun ungu. Daun hingga berbentuk pasta, Dioleskan pada bisul atau berbentuk lonjong, berhadapan, berlendir. Bunga ber- bagian kulit yang bengkak. Habitat: Tumbuh di dataran rendah sampai m dpl, sebagai tanaman hias atau tanaman pagar. Piperbetie L. Daun tunggal, bulat Daun sirih 2 helai; Daun Jambu biji 5 helai; Air ml, panjang, berwarna kuning kehijauan sampai hijau tua, Dibuat infus, Dicebokkan 2 kali sehari.
Buah buni, bulat, berwarna hijau keabu- Malaria: abuan. Daun Seribu gunakan untuk mandi ukub mandi uap. Nyeri sendi: Buah sirih 5 butir; Lempuyang emprit 1 rimpang; Ragi secukupnya, Dihaluskan ditambahan arak, Digosokkan pada tempat yang nyeri. Pendarahan hidung mimisan : Daun sirih, Diremas dan digulung, Dimasukkan ke dalam hidung.
Radang mulut: Daun sirih 2 helai; Air ml, Dibuat infus, Untuk berkumur 2 kali sehari; tiap kali pakai ml. Daun bercangap menyirip, pada masa vegetatif, daun tumbuh membentuk roset, karena batang belum muncul di atas tanah, lebar anak daun hanya 2 mm. Buahnya kecil-kecil dan kulit tidak pecah. Diminum sehari 1 kali 1 gelas. Kudis: Daun sendok segar 7 lembar; Daun sambiloto segar 7 lembar; air 2 gelas, Campuran direbus hingga diperoleh 1 gelas; disaring, Diminum sehari 2 kali; 1 gelas.
Batang berkayu, lunak, sehari ml infus ; apabila dibuat pipisan diminum 1 beruas-ruas. Daun tunggal, mudah patah, bentuk bulat telur, tebal, tepi beringgit, Sakit kepala: berambut, panjang cm, lebar cm, bertulang me- Daun jinten segar 2 helai; Daun legundi segar 2 helai; nyirip, warna hijau muda. Bunga majemuk, berbentuk Rimpang jahe merah 1 rimpang; Rimpang bangle tandan, mahkota bentuk mangkok warna ungu. Daun Encok pasta, Dioleskan ke pelipis dan di belakang telinga; bila Plumbago zeylanica L.
Bentuk daun bulat telur, bunga berwarna putih da- lam tandan. Buah memanjang kecil dengan bulu kasar yang berperekat, berwarna hijau waktu muda. Batang ber- kayu, bulat beruas, permukaan kasar, diameter lebih ku- rang 2 cm berwarna cokelat.
Daun tunggal, berseling, berbentuk lanset, panjang cm, lebar cm, bertulang menyirip, daun muda berwarna cokelat setelah tua berwarna hijau. Buah polong, masing-masing Wasir: biji, buah muda berwarna hijau, setelah tua berwarna Daun duduk segar 6 g; Air mendidih ml, Diseduh, cokelat. Diminum 1 kali sehari ml. HABITAT Tumbuh ditempat terbuka dengan cahaya matahari cu- kup, sedikit naungan serta tidak begitu kering pada da- taran rendah sampai m dpl.
Daun Dewa menghentikan perdarahan batuk darah, muntah darah, mimisan , pembengkakan payudara, infeksi kerongkong- Gynura procumbens Lour. Merr an, haid tidak teratur dan digigit binatang berbisa. Umbi, untuk menghilangkan pembekuan darah, pem- bengkakan tulang patah, pendarahan nifas. Stek dari batang yang keras cm. Pe- meliharaan mudah, perlu cukup air dengan cara penyi- raman cukup, menjaga kelembaban dan pemupukan dasar.
Bunga majemuk berbentuk Antipiretik; Anti inflamasi tongkat, berbulu, kelopak hijau, mahkota berwarna kuning. Buah kecil berwarna coklat. Daruju Daun dewa segar helai; buah mengkudu muda 1 Acanthus ilicifolium L. Kencing manis: Daun dewa 5 helai; Air ml, Diseduh, Diminum 1 kali sehari ml. Pembersih luka: Daun dewa secukupnya; Air secukupnya, Daun dewa ditumbuk halus lalu dimasukkan ke dalam air, Luka yang kotor dimasukkan ke dalam air yang dicampur daun dewa.
Batang bulat lunak, bercabang, warna hijau keputihan. Daun tunggal, bertulang menyirip, bentuk bulat telur, tepi berduri, berwarna hijau. Bunga tunggal di ketiak da- un dan di ujung batang, bermahkota enam membulat berwarna kuning. Buah kotak, bentuk tabung, beruang enam dan berwarna hijau. Dandang Gendis Tumbuh liar di daerah pantai, tepi sungai tanah berlum- Clinacanthus nutans pur dan berair payau. Batang berkayu, tegak, beruas, dan berwarna hijau.
Daun tunggal, berhadapan, bentuk lanset, panjang mm, lebar mm, bertulang menyirip, berwarna hijau. Bunga majemuk, bentuk malai, di ketiak daun dan di ujung batang, mahkota bunga berbentuk tabung, pan- jang cm berwarna merah muda. Buah kotak, bulat memanjang berwarna cokelat. Ekor Kucing Tumbuh liar di pekarangan dan sebagai tanaman pagar Acalypha hispida Burm. F pada ketinggian m dpl.
Penutup luka dan Peluruh air seni. Ginje tang. Pemeliharaan mudah, perlu cukup air dg cara Thevetia peruviana pers K. Schum penyiraman yg cukup, menjaga kelembaban dan pe- mupukan terutama pupuk dasar. Lakukan sepanjang hari. Atau bunga dilumatkan bersama gula sama banyak, makan.
Disentri : Untai bunga gram, direbus, minum. Radang usus : Untai bunga gram, direbus, minum. Di ter. Batang berkayu, beralur, beruas, bercabang, warna pakai untuk mengoles bagian badan yang luka. Daun tunggal, bentuk menjari, tepi bergerigi, pangkal dan ujung runcing, panjang cm, lebar cm, warna hijau.
Bunga majemuk, bentuk malai, mah- kota bentuk ginjal, warna kuning kemerahan. Buah ko- tak, beruang dua sampai empat, diameter lebih kurang 7,5 mm, warna cokelat kehitaman. Gempur Batu Tumbuh liar di ladang dan sebagai tanaman hias pada Borreria hispida Schum daerah kering di dataran rendah sampai m dpl. Daun berbentuk tombak dan berakar, daun agak kasar. Bunga kecil-kecil warna- nya putih. Batu ginjal: Herba gempur batu segar 2 genggam; Herba meniran segar 7 pohon; Air ml, Dibuat infus, Diminum 2 kali sehari; pagi dan sore; tiap kali minum ml.
Berbatang semu, bulat, membentuk rimpang, berwarna hijau. Daun tunggal, bulat memanjang, ujung runcing, bertulang me- nyirip, panjang cm, lebar cm, berpelepah, berbulu, berwarna hijau.
Buah kotak, bulat berwarna hijau. Daun tumbuhan ini lebar hijau atau kemerah-merahan, bentuk daun elips, memanjang. Bunga ganyong berbentuk terompet. Ganda Rusa buah terdapat rongga-rongga tempat menempelnya biji.
Justica gendarrusa L Umbi tumbuhan ini umumnya berukuran panjang 60 cm dan diameternya 10 cm, berdaging tebal dan berwarna putih atau keungu-unguan. Tanaman perdu, tegak, tinggi lebih kurang 1,8 meter. Batang berkayu, segi empat, bercabang, beruas, ber- Radang saluran kencing : warna cokelat. Daun tunggal, bentuk lanset, panjang Umbi ganyong 40 g; Daun kumis kucing 30 g; Akar cm, lebar 1,,5 cm, bertulang menyirip, warna hijau alang-alang 20 g; Air ml, Direbus sampai mendidih tua.
Bunga majemuk, bentuk malai, panjang cm, selama 15 menit, Diminum hangat-hangat pagi dan sore. Sakit kepala: Daun gandarusa segar beberapa helai; Lada beberapa butir; Air secukupnya, Dipipis hingga berbentuk pasta, Diborehkan pada pelipis dan dahi, bila perlu dibalut dengan kain basah; diulang setiap 3 jam.
Ruta angustifolia L. Batang berkayu, bu- Ketombe: lat, percabangan simpodial, warna hijau muda. Daun Daun inggu helai; Rimpang kunyit 1 ruas jari; Air se- majemuk, anak daun berbentuk lanset atau bulat telur, dikit, Dipipis hingga berbentuk pasta, Rambut dibasahi pangkal runcing, ujung tumpul, tepi rata, panjang dengan air; kemudian dilumuri dengan pasta dan ga- mm, lebar mm, warna hijau.
Bunga majemuk, mah- ruklah ketombe dengan bantuan ujung jari tangan; atau kota bentuk mangkok, warna kuning. Buah kecil, lonjong, dengan sisir; jika sudah terkelupas; rambut dikeramasi terbagi atas 4 kotak, warna cokelat. Ramuan dipipis hingga berbentuk pasta, Ditapalkan di perut. Berbatang basah yang dipipis, Diminum 2 kali sehari; pagi dan sore; tiap kali tingginya mencapai 1 meter.
Bunganya berwarna merah atau putih, Daun iler segar 12 helai; Daun wungu segar 7 helai; ungu atau kuning. Jombang bertangkai panjang yang dilapisi rambut halus berwarna putih, berkelamin dua. Mahkota bunga berwarna kuning, Taraxacum officinale diameteer 2,,5 cm. Buahnya berbentuk tabung, ber- warna putih. Akarnya panjang, tunggal dan bercabang. Habitat: Tumbuh liar di lereng gunung, tanggul, dan sisi jalan daerah berhawa sejuk pada dataran sampai m dpl. Terna menahun, tinggi cm, seluruh bagian tum- buhan mengandung cairan, seperti susu.
Daun berkum- Kaki bengkak: pul membentuk roset akar, bagian pangkal rebah menu- Herba jombang g; Minyak kelapa 50 ml, Ditumbuk tup tanah. Daun tunggal, berbentuk lanset, sungsang, sampai halus , Dibalur pada bagian yang bengkak ujung runcing, pangkal menyempit menyerupai tangkai kali sehari. Buahnya bulat rata dan berkulit tipis, warnanya hijau kekuning-kuningan kalau sudah tua.
Nyeri haid: Habitat: Banyak ditanam di pekarangan dan di kebun. Jeruk Kikit yang lekat. Triphasia trifolia p. Daun menjari berbilangan 3, anak daun oval dengan ujung melekuk ke dalam, ukuran 1,5- 4,5 kali meter. Tanaman pohon, tinggi lebih kurang 10 meter. Batang keras, bulat, permukaan kasar, banyak alur, berkayu, bercabang, warna hijau keputih-putihan. Daun tunggal, bulat telur, permukaan kasar, tepi bergerigi, ujung runcing, pangkal berlekuk, pertulangan menyirip, pan- jang cm, lebar cm, warna hijau.
Bunga tung- gal, bulat di ketiak daun, warna hijau muda. Buah kotak, bulat, keras, permukaan berduri, warna hitam. Jarong bentuk bulir, tangkai pendek, mahkota bentuk tabung, bagian dalam berambut putih, warna ungu. Buah bentuk Stachytarpheta mutabilis L bulir, buah muda berwarna hijau setelah tua berwarna hitam. Sangketan; Nyarang. Batang berka- rebus atau diseduh, 1 kali sehari pagi hari sekali minum yu, bulat, bercabang, warna hijau keputih-putihan.
Daun ml. Jarak Pagar maupun bunga betina masing-masing tersusun dalam rangkaian berupa cawan. Buah berbentuk bulat telur, Jatropha curcas L terbagi dalam tiga ruang, tidak merekah. Pada masing- masing ruang terdapat 1 biji yang bentuknya bulat loncong, warnanya hitam. Batangnya bergetah yang agak kental.
Bunganya berwarna hijau kekuningan, ber- teh; Serutan kayu secang 1 jari tangan; Vaselin 2 sendok kelamin tunggal, berumah satu. Jambu Biji diaduk terus sampai dingin, Dioleskan pada luka; Psidium guajava diperbaharui setiap 3 jam.
Pencahar ringan: Daun jarak pagar segar, Dikukus, Dimakan sebagai lalap. Daun tunggal, bulat telur, ujung tumpul, pangkal membulat, tepi rata, panjang cm, lebar cm, pertulangan menyirip, warna hijau kekuningan.
Buah buni, Kunyit bulat telur, warna putih kekuningan. Tanaman herba tahunan ini Mencret: menghasilkan umbi utama berbentuk rimpang berwarna Daun jambu biji muda 9 helai; Kunyit 1 jari; Biji keda- kuning tua atau jingga terang. Perbanyakannya dengan wung disangrai 4 butir; Rasuk angin 4 g; Air ml, anakan.
Dibuat infus, Diminum 2 kali sehari; pagi dan sore; tiap kali minum ml; diulang selama 4 hari. Kumis Kucing tempat yang tanahnya agak lembab sampai ketinggian m dpl, ada juga yang ditanam sebagai tanaman hias. Kremah ketinggian m dpl. Setelah dingin digosokkan pada kulit kepala. Daun majemuk berhadapn, bentuk lonjong, ujung dan pangkal runcing, warna hijau.
Per- bungaan bentuk bulir, diketiak daun dan diujung batang, mahkota bunga berwarna putih kehijauan. Buah kotak, warna cokelat, biji bulat, hitam. Komfrey Bagian tanaman yang digunakan : Daun dengan tanpa tangkai atau akar. Symphytum officinale L.
Pemeliharaan mudah, perlu cukup air dengan cara penyiraman yang cukup menjaga kelembaban dan pe- mupukan terutama pupuk dasar. Tanaman herba, mem- bentuk rumpun, tinggi cm. Batang semu, tidak berkayu, bertangkai.
Daun tunggal, bulat telur, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, permukaan kasar, pan- jang cm, lebar cm, pertulangan menyirip, warna hijau.
Bunga majemuk, bentuk corong, bertaju lima, warna putih kekuningan. Buah bulat, tiap buah terdiri atas 4 biji. Atau daun 4 lem- bar direbus dengan 4 gelas air hingga tersisa 3 gelas. Daun segar 4 lembar dilalap, setelah dilemaskan dengan garam dan dicuci. Kola Daun segar 4 lembar dilalap. Atau Daun segar 4 lem- bar di juice, sarinya diminum, untuk 2 kali, atau Daun 4 lembar direbus dengan 4 gelas air hingga tersisa : gelas, minum airnya 2 kali sehari.
Kolestrol Tinggi : Daun segar 4 lembar dilalap, setelah dilemaskan dengan gamin dan dicuci. Leukemia Rendah HB : Daun segar 4 lembar dilalap, setelah dilemaskandengan garam dan dicuci untuk 2 kali Daun segar 4 lembar di juice, sarinya diminum, untuk 2 kali, atau, Daun 4 lembar direbus dengan 4 gelas air hingga tersisa 3 gelas, minum airnya 2 kali sehari. Daun tunggal, tersebar, bertangkai, bu- Daun segar 4 lembar dilalap, setelah dilemaskan dengan lat telur, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, panjang garam dan dicuci untuk 2 kali Daun segar 4 lembar di cm, lebar cm, pertulangan menyirip, warna hi- juice, sarinya diminum, untuk 2 kali, atau,Daun 4 lembar jau.
Bunga majemuk, bentuk malai, mahkota bentuk bin- direbus dengan 4 gelas air hingga tersisa 3 gelas, minum tang, bertaju lima, warna kuning keputihan. Buah kotak, airnya 2 kali sehari. Alkaloida-alkaloida katinina dan valerianina, Zat penva- mak, lemak dan abu. Akar bersifat penenang. Pemeliharaan mudah, perlu cukup air dg cara penyiram- an yg cukup, menjaga kelembaban dan pemupukan terutama pupuk dasar.
Gelisah : Akar sedikit di tumbuk, tambahkan air minum saring, mi- num. Pemeliharaan mudah, perlu cukup air dg cara penyi- raman yg cukup, menjaga kelembaban dan pemupukan terutama pupuk dasar. Perlu cukup matahari. Senyawa alkaloid yaitu lobelin, lobelamin dan isotomin. Daunnya mengandung alkoloid, saponin, flavonoid dan poliferol. Setelah dingin sekitar pagar dan tempat-tempat lainnya yang lembab di saring lalu di minum. Lakukan 2 kali sehari, pagi dan dan terbuka.
Ki tolod dapat ditemukan dari dataran sore. Terna tegak, tinggi menca- pai 60 cm, bercabang dari pangkalnya, bergetah putih Luka : yang rasanya tajam dan mengandung racun. Daun Daun secukupnya dicuci bersih lalu ditumbuk sampai tunggal, duduk, bentuknya lanset, permukaan kasar, halus, tempelkan pada luka lalu di balut dengan kain ujung runcing, pangkal menyempit, tepi melekuk ke bersih.
Ganti 2 - 3 kali sehari. Panjang daun cm, lebar cm, warnanya hijau. Bunganya tegak, Kanker : tunggal, keluar dari ketiak daun, bertangkai panjang, Daun 3 lembar berikut batangnya, di rebus dengan 5 mahkota berbentuk bintang berwarna putih.
Buahnya gelas air hingga menjadi 1 — 2 gelas dengan api kecil. Daunnya dibuang, airnya tetes pukan terutama pupuk dasar. Daun, bunga dan seluruh tanaman. Ketepeng Ukuran anak daun 3, cm kali 2, cm. Tandan bu- nga tidak bercabang, tangkai bunga cm. Kelopak berbagi 5.
Daun mahkota ku- ning cerah. Buah polong yang gepeng, bersayap pada kedua sisinya, memecah bila telah masak dan bijinya dapat butir. Daun menyirip genap, Daun ketepeng Cina secukupnya; Kapur sirih atau Tawas poros daun tanpa kelenjar, daun penumpu lama tetap sedikit; Air sedikit, Dipipis hingga berbentuk pasta, Dio- tinggal dengan pangkal lebar dan ujung meruncing leskan pada bagian kulit yang sakit. Ketapang m dpl. Bunganya tidak berwarna tetapi harum baunya. Kesumba kecil berwarna merah tua.
Bunga tumbuhan ini berwarna merah muda atau putih, diameter cm. Deskripsi tanaman: Tanaman berupa pohon, tinggi m. Batang berkayu, Keputihan: beralur, warna kecokelatan kotor. Daun majemuk, anak Daun kemuning 3 g; Daun pacar kuku 3 g; Herba tapak daun , permukaan licin, bentuk corong, ujung dan liman 2 g; Rimpang temu kunci 2 g; Air ml, Dibuat pangkal runcing, tepi rata, pertulangan menyirip, warna infus, Diminum 1 kali sehari m.
Bunga majemuk, bentuk tandan, panjang mahkota Reumatik, mm, lebar mm, warna putih. Buah buni, Daun kemuning 3 g; Akar tembelekan 6g; Air ml, diameter lebih kurang 1 cm, buah muda berwarna hijau Dibuat infus, Diminum 1 kali sehari ml. Minum air godokan kembang telang putih untuk pencuci darah.
Setengah genggam daun kembang telang dicuci bersih lalu digiling halus dan tambahkan garam secu-kupnya untuk ditaruh di bisul. Tanaman ini Rendam bungaberwarna biru sampai airnya biru dan dikenal dengan nama daerah Bunga biru, Kembang te- gunakan sebagai pencuci mata. Memiliki berbagai kandungan kimia, yang sudah diketa- hui a.
Akarnya beracun. Kembang Coklat minum godokan akar. Zephyranthes candida Herb Demam: Akar kering 0. Iritasi kandung kemih dan saluran kencing : Aturannya sama dengan di atas Demam. Biji disemai kemudian tanaman muda dipindahkan ketempat penanaman.
Pemeliharaan tanaman ini mudah, seperti tanaman lain dibutuhkan cukup air dengan penyiraman atau dengan menjaga kelembabab tanah. Disamping itu juga dibutuhkan pemupukan terutama pupuk dasar. Kembang Bugang Perbanyakan tanaman dengan menggunakan umbi atau Clerodendrum calamitosum L anakan bisa juga biji.
Pemeliharaan mudah, perlu cu- kup air dengan cara penyiraman yang cukup, menjaga kelembaban dan pemupukan terutama pupuk dasar. Daun kembang bugang 6 lembar , daun pegagan 10 lembar, daun picisan 20 lembar, daun jintan 25 lembar, BUDIDAYA daun meniran 12 sirip, daun murbei 9 lembardaun Perbanyakan tanaman dg menggunakan biji atau stek sendok 8 lembar, daun kumis kucing 50 lembar, daun batang. Pemeliharaan mudah, perlu cukup air dgn cara bengang 8 lembar, gula enau 3 jari, dicuci dan di potong penyiraman yg cukup, menjaga kelembaban dan pemu- potong seperlunya.
Rebus dengan 4 gelas air bersih pukan terutama pupuk dasar. Setelah dingin disaring, lalu diminum. Setelah dingin di saring, minum seka- ligus. Setelah dingin di saring, minum dengan madu seperlunva. Digigit ular : Sepotong akar sebesar ibu jari di cuci bersih dan di bilas dengan air matang, lalu di kunyah, airnva di telan, am- pasnya di letakkan pada luka gigitan. Se- telah dingin di saring, minum dengan madu seperlunya.
Kemangi dpl. Bunganya berbibir berbentuk bulir warna putih dan merah muda. Bijinya bila kena air meng- gelembung seperti agar-agar. Kelor berisi biji, warna cokelat kehitaman. Habitat: Tumbuh liar di ladang pada daerah cukup air, Moringa oliefera Lamk dengan cahaya matahari penuh pada ketinggian m dpl.
Batang berkayu, bulat, bercabang, berbintik tuk pasta, Dioleskan pada pelipis dan di belakang telinga. Daun majemuk, panjang Pada penderita rematik, pasta tersebut dioleskan pada cm, anak daun bulat telur, tepi rata, ujung berlekuk, bagian yang terasa nyeri; Diborehkan 3 kali sehari. Bunga majemuk, bentuk malai, letak di ketiak daun, panjang cm, mahkota warna putih. Keladi Tikus dan langsung diminum sesudah diolah. Pe- meliharaan mudah, perlu cukup air dg cara penyiraman yang cukup, menjaga kelembaban dan pemupukan teru- tama pupuk dasar.
Frambusia : Umbi secukupnya di tumbuk halus, tempelkan ke tempat sakit. Lakukan beberapa kali se- Bira kecil, daun panta susu, ki babi, trenggiling mentik, hari. Lakukan 3 chemoterapi Bersifat antivirus dan anti bakteri. Air perasan harus segera diminum, tidak boleh disimpan. Keji Beling 2. Daun picah beling; Keci beling; Enyoh kelo Daun tunggal, berhadapan, bentuk lanset atau lonjong, tepi beringgit, ujung dan pangkal runcing, [anjang cm, lebar cm, bertangkai pendek, pertulangan menyirip, warna hijau.
Bunga majemuk, bentuk bulir, mahkotabentuk corong, berambut, warna ungu. Buah bulat, warna coklat. Minum 3 kali Garam alkali; Asam silikat; Karbonat; Triterpena 1 gelas per hari. Setelah dingin disaring, dibagi untuk 3 kali minum, cangkir. Lakukan setiap hari sampai rasa sakit menghilang. Kencing kurang lancar : Daun segar 25 gram dicuci bersih lalu direbus dengan 2 Sembelit : gelas air bersih selama 15 merit. Lakukan pada pagi atau siang hari.
Setelah dingin di- Wasir : saring, lalu diminum. Minum 3 kali 1 gelas per hari. Percabangan membentang lebar dan biasanya ke arah satu sisi saja. Daun berha- Sembelit: dapan, bentuk bulat bercangap. Bunganya berwarna Daun kecubung beberapa helai; Minyak kelapa sedikit, ungu atau putih berbentuk terompet. Buahnya kotak Diremas-remas, Letakkan remasan daun tersebut di bulat berduri, bijinya banyak berwarna coklat bulat pipih perut.
Kayu Ules Daun kecubung segar 14 helai; Minyak kelapa 10 sendok Helicteres isora L makan, Daun kecubung dirajang dan dijemur kemudian ditambah minyak kelapa, simpan campuran tersebut selama 3 hari. Peras dan pisahkan minyaknya kemudian dihangatkan, Gosokkan pada bagian yang nyeri; bila perlu; tambahkan sedikit minyak kayu putih.
Terkilir: Daun kecubung 14 helai; Sereh dicacah halus 2 buah; Minyak kelapa 2 gelas, Campuran dididihkan lalu disimpan semalam di tempat tertutup. Campuran dipisahkan; minyaknya dihangatkan, Gosokkan pada bagian yang nyeri. Berbatang basah, kulit kayu berserat-serat.
Buah berbentuk dari 5 helai daun yang mengumpul seperti pilin. Tiap-tiap buah ber- tabung dan mempunyai satu baris biji kecil-kecil warna coklat tua. Daun tunggaal, lanset, berhadapan, pangkal dan daun meruncing, daun muda berwarna hijau kemerahan setelah tua berwarna hijau. Perbungaan bentuk malai, mahkota bentuk corong, warna putih. Buah polong.
Biji bulat, warna cokelat kehitaman. Kayu Putih Melaleuca leucadendra L Tumbuh liar di hutan pada dataran rendah samapai dpl. Batang ml. Daun tunggal, bentuk lanset, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, permukaan berbu- lu, pertulangan sejajar, warna hijau. Bunga majemuk, bentuk bulir, panjang cm, mahkota 5 helai, warna putih. Batang berwarna keabu- Akar pepaya 10 potong; Garam 1 sendok makan; Minyak abuan dan berbau harum, percabangan dekat tanah, kayu putih 2 sendok makan, Masukkan ramuan tersebut pada ranting tua sering tidak tumbuh daun-daun baru dalam botol sirup, tambahkan arak atau alkohol, tutup gundul , tajuk kekar, dan mahkotanya berbentuk keru- rapat.
Botol tersebut dijemur di sinar matahari selama 10 cut. Daun berbentuk bulat telur, agak memanjang de- hari. Katu dan pucat keabu-abuan di bagian bawah.
Bunga kecil, Sauropus androgynus L. Merr tidak menarik, berbentuk lonceng dengan bau yang tidak enak, dan tumbuh dalam ketiak daun dan dipucuk-pucuk ranting, warnanya putih kekuning-kuningan, dan berbu- nga pada bulan Juli hingga September. Email This BlogThis! Share to Twitter Share to Facebook. Newer Post Older Post Home. Unknown says:. Popular Tags Blog Archives. Bahasa Indonesia Dalam Pelayanan Kefarmasian.
Latar Belakang Keragaman bahasa yang terjadi di Indon Salep Unguenta - Materi Farmasi. Pengertian Salep Menurut FI. IV, salep adalah sediaan setengah padat ditujukan untuk pemakaian topikalpad Pada laporan ini, terdapat beberapa item yang tidak dapat ditampilkan berupa gambar rumus struktur, logo, dll.
Laporan Titrasi Argentometri. Laporan Titrasi Argentometri Pada blog ini mungkin ada item yang tidak dapat ditampilkan, untuk itu kami menyarankan kepada anda untuk Tahapan-Tahapan Analisis Kuantitatif. Download buku - Farmakognosi Dan Farmakobioteknologi.
0コメント